Kubis/Kol

Asal:

  • Kubis modern diduga berasal dari Jerman, dimana kubis putih dan merah ditanam pada tahun 1150 M.

Bagian yang dikonsumsi:

  • Daun memadat yang membentuk head

Budidaya:

  • Kubis memerlukan tanah yang berdrainase baik, subur, dan cahaya matahari penuh

  • Banyak dibudidayakan di dataran tinggi namun telah ditemukan varietas yang dapat tumbuh baik di dataran rendah, yaitu KK-Cross

  • Benih disemaikan terlebih dahulu dan siap ditransplant 2-4 minggu setelah semai

  • font-family:Verdana;font-size:85%;" >Keterlambatan transplanting menyebabkan head yang terbentuk kecil (efek buttoning)

  • Pemupukan dapat dilakukan seminggu stelah tanam

  • Kebutuhan air harus diperhatikan, jangan sampai kekeringan

Panen:

  • Kubis dapat dipanen 2-3 bulan setelah tanam (head telah memadat)

  • Potong bagian bawah head dan buang sisa daun yang tua

Hama dan Penyakit:

  • Plutella xylostela (dapat dikurangi dengan menanam tomat diantara tanaman kubis)

  • Crocidolomia binotalis

  • Akar gada

  • Busuk lunak

Kubis Brussel
(Brussels Sprouts (Ingg.), B. oleraceae var. gemmifera (Latin)) Famili: Brassicae

Asal:

  • Dicatat pertama kali di Belgia pada tahun 1750 M, mencapai Inggris dan Perancis tahun 1800

Bagian yang dikonsumsi:

  • Tunas samping yang memadat membentuk head kecil

Suhu:

  • Suhu rendah, masih tahan pada suhu –10 °C

Budidaya:

  • Tanah subur dan berdrainase baik

  • Penyemaian hingga siap tanam (3- 4 minggu)

Panen:

  • 3-3,5 BST

Kubis Bunga

Asal:

  • Kubis bunga diduga berasal dari Kreta, Cyprus atau Mediterrania dan tiba di Italia sekitar tahun 1490 M meski demikian sayuran serupa telah dikembangkan sebelumnya di Roma.

Bagian yang dikonsumsi:

  • Bunga yang tersusun dari rangkaian bunga kecil bertangkai pendek. Ada yang berwarna putih, kuning dan ada pula yang ungu

Suhu:

  • 20-25 °C

Budidaya:

  • Memerlukan pH agak tinggi sehingga sebaiknya tanah perlu dikapur dulu

  • Kandungan N pada pupuk/tanah jangan terlalu tinggi

  • Penyemaian hingga siap tanam:1-1,5 bulan

  • Saat bunga mulai muncul, daun-daun pada pucuk disatukan (dengan lidi atau tali) untuk melindungi bunga dari sinar matahari dan hujan

Panen:

  • 3-4 BST

Kubis Keriting

Asal:

  • Telah dikenal oleh bangsa Yunani kuno. Beberapa varietas telah dideskripsikan oleh Cato yang hidup sekitar tahun 2000 SM.

Bagian yang dikonsumsi:

  • Daun muda (berbentuk keriting dan tidak membentuk head)

Suhu:

  • Suhu rendah

You can leave a response, or trackback from your own site.

0 Response to " "

Posting Komentar

Powered by Blogger