kangkung

Kangkung

Asal:

Diduga asli India Selatan tapi ditemukan hampir di seluruh daerah tropik. Di daerah hangat, seperti Florida, menjadi gulma yang serius.

Deskripsi:

Tanaman annual yang pertumbuhannya merambat. Selain dibudidayakan di air, kangkung dapat dibudidayakan di darat (kangkung darat). Batang kangkung berbentuk silindris dan berongga yang dibatasi oleh buku, jarak antar buku tidak beraturan dan setiap buku mempunyai kemampuan untuk membentuk cabang dan daun. Permukaan batang kangkung ada yang berduri ada yang tidak. Setelah pemangkasan batang yang berduri akan tumbuh batang yang tidak berduri.

Tipe daun pada tanaman kangkung adalah tipe daun tunggal, kedudukannya berseling tumbuh dari berbagai buku, batang dan cabang. Pada tanaman muda, bentuk daunnya lancip dan memanjang berwarna hijau. Sedangkan pada daun yang tua, bentuk dan ukuranya sangat bervariasi. Ada yang berbentuk bulat telur (cordate), bulat telur memanjang, segitiga, lanset atau memipih seperti garis dengan pangkal daun berlekuk seperti anak panah.

Bagian yang dikonsumsi:

Pucuk muda dan daun

Budidaya kangkung darat:

Penanaman dengan benih yang sudah direndam satu malam

Setiap lubang berisi 2 benih

Jarak tanam yang digunakan adalah 17.5 cm x (10-15) cm

Pupuk urea diberikan dengan cara sebar rata (broadcast) dengan dosis 10 gram/m2

Panen:

Kangkung darat dapat dipanen setelah berumur 20-30 HST, pada umur ini jumlah daun cukup lebat dan batang besar, tetapi masih renyah (crips). Panen dilakukan dengan mencabut batang dan akar tetapi bisa juga dipotong 5-10 cm dari tanah, biasa pada lahan kebun rumah.

You can leave a response, or trackback from your own site.

0 Response to "kangkung"

Posting Komentar

Powered by Blogger