Ketimun

Ketimun

Asal:

  • Dibudidayakan di India 3000 tahun yang lalu.

Deskripsi:

  • Tanaman semusim yang tumbuh menjalar dengan menggunakan alat pegangan (sulur) berbentuk spiral. Batangnya lunak, berbentuk segi empat, panjang mencapai 1-3 m dan mempunyai sistem perakaran yang dangkal. Daun ketimun berlekuk tiga, kedua permukaannya berbulu kasar, ujungnya bersegitiga runcing dan memiliki tangkai daun panjang. Daun tanaman berwarna hijau terang dengan susunan berseling.
    Bentuk bunga menyerupai terompet, dengan mahkota bunga berwarna kuning cerah. Letak bunga jantan dan bunga betina terpisah tapi masih dalam satu tanaman (monoecious). Tanaman mentimun dapat menyerbuk sendiri atau silang. Buah mentimun tergolong buah pepo yang mengandung banyak biji.

  • Ketimun mempunyai ukuran, warna, dan rasa yang bermacam-macam. Dari segi warna dibedakan atas ketimun berkulit putih dan ketimun berkulit hijau. Ketimun Jepang tergolong ketimun berkulit hijau.
    Ketimun yang memiliki nilai ekonomis tinggi adalah Ketimun Jepang.

  • Ketimun Jepang diklasifikasikan menurut kriteria mutu yaitu:

    • Kelas A: panjang 16 – 20 cm, diameter 1.5 – 2.0 cm, bentuk lurus, bulat dan mulus.

    • Kelas B: memiliki panjang 20 – 23 cm, diameter 2.0 cm, lurus, bulat dan mulus.

    • Kelas C: buah afkiran yang panjangnya lebih dari 23 cm.

Kandungan Gizi:

  • Vitamin A, B, dan C. Di dalam 100 gram bahan segar mengandung kalori 10 gram, protein 0.7 gram, lemak 0.1 gram, hidrat arang 2.7 gram, vitamin A 0.071 gram, vitamin B1 0.03 gram, vitamin C 0.8 gram, dan air 86.1 gram

Suhu:

  • 18-30 °C

Budidaya:

  • Tanah berdrainase baik

  • Curah hujan tinggi akan menyebabkan banyak bunga rontok dan gagal menjadi buah.

  • Penanaman menggunakan benih dengan cara ditanam langsung.

  • Dipasang ajir untuk merambat pada 3-4 MST

  • Pemangkasan cabang dan penjarangan bunga jantan

Panen:

  • Masa tanaman ketimun berbuah dapat berlangsung 40-60 hari. Panen dapat dilakukan setiap hari, dengan tiap kali petik dapat diperoleh 1-2 buah atau lebih per tanaman. Panen pertama dapat dilakukan setelah tanaman berumur kira-kira 75-85 hari tergantung tingkat pertumbuhan dan kesuburan tanaman. Proses pemasakan buah dapat dihitung mulai dari mekarnya bunga, biasanya 7-10 hari bunga mekar, buah sudah dapat dipetik.

Hama dan Penyakit:

  • Lalat buah (Dacus cucurbitae)

  • Ulat buah

  • Embun Tepung

  • Virus Mozaik

  • Layu

  • Bercak daun (Cercospora citrullina)

You can leave a response, or trackback from your own site.

0 Response to "Ketimun"

Posting Komentar

Powered by Blogger